T•THEP / SAWITSistem perencanaan kebun · Fakfak

ALAT BANTU PERENCANAAN · PT TATA HAMPARAN EKA PERSADA

Pilih lokasi. Ketahui kondisi tanah dan rencana pupuknya.

Pilih satu wilayah tanah pada peta, lalu isi luas kebun efektif. Website menampilkan uraian lengkap rekomendasi Bab VII yang disimpan di database MySQL serta menghitung jumlah bahan.

BUKU KAJIAN 2025 + GIS + LAB1 peta, 3 langkahLokasi → Luas → Rencana bahan
Perhatian untuk pengguna lapangan: Angka pupuk pada halaman ini adalah acuan kebutuhan material dan anggaran menurut buku kajian, bukan dosis yang boleh langsung diterapkan. Persetujuan agronom tetap diperlukan. Kode SPT tanpa rekomendasi buku akan ditandai, bukan diisi dengan perkiraan.
LANGKAH 1

Pilih wilayah tanah

Klik area SPT berwarna untuk melihat popup uraian lengkap Bab VII buku, atau tekan Lokasi Saya saat berada di lapangan.

Posisi GPS lapangan

Tekan Lokasi Saya untuk menunjukkan posisi Anda pada peta. Izinkan akses lokasi ketika diminta.

Belum aktif
Memuat 122 titik laboratorium dan peta SPT...
SPT ada acuan buku SPT belum ada dosis buku Titik sampel laboratorium

GPS menggunakan izin browser melalui HTTPS dan koordinatnya tidak disimpan ke server. Akurasi bergantung pada perangkat dan sinyal. Peta menggunakan SHP PT THEP yang dikonversi ke WGS84 untuk Leaflet. Basemap OpenStreetMap memerlukan internet. Poligon SPT bukan batas blok operasional; luas efektif wajib diisi sendiri.

LANGKAH 3

Hasil rencana bahan dan pekerjaan

Pilih SPT dan luas efektif untuk menghitung.

Hasil akan muncul di sini setelah SPT dan luas dipilih. Tidak ada angka pupuk yang ditampilkan sebelum lokasi dipastikan.

Data yang mendukung hasil

1. Peta SPT resmi kajian

Poligon menunjukkan satuan peta tanah, bukan batas tanam. Kode lokasi menentukan apakah Bab VII memiliki acuan pupuk.

2. Hasil laboratorium 2025

122 titik dengan dua kedalaman. Nilai pH, C-organik, KTK, dan tekstur dipakai untuk diagnosis kondisi lapangan, bukan rumus dosis otomatis.

3. Buku PT THEP

Tabel Bab VII memuat acuan Urea, TSP, KCl, dolomit/kapur, dan bahan organik per hektare untuk tujuh SPT.

4. Neraca air & waktu tanam

Modul neraca air lama tetap digunakan untuk menilai surplus, defisit, dan jadwal tanam historis. Perhitungan pupuk terpisah agar tidak keliru mencampur satuan.